LENGKAP Mengulas Tentang Pengertian PARIWISATA

Pengertian Pariwisata

     Bila pariwisata dilihat sebagai suatu jenis usaha yang memiliki nilai ekonomi, maka Pariwisata adalah sebagai suatu proses yang dapat menciptakan nilai tambah terhadap barang dan/ atau jasa sebagai satu kesatuan produk, baik yang nampak/nyata (tangible product) dan yang tidak tampak/ tidak nyata (intangible product). Disamping itu, kata wisata berasal dari bahasa jawa kuno. Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, kata itu tergolong verba (kata kerja) dan bermakna (1) bepergian bersama-sama (untuk memperluas pengetahuan, bersenang-senang,dsb), dan (2) pinknik. Wisatawan, sering juga disebut "turis" ialah orang yang bepergian untuk tujuan tertentu. Dari kata wisata juga terbentuk kata pariwisata sebagai padanan kata bahasa Inggris tourism. Kata pari dalam bahasa Jawa kuno bermakna 'semua', 'segala', 'sekitar', atau 'sekeliling'. Maka pariwisata dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang berhubungan dengan wisata.

    Orang dapat bepergian di kotanya sendiri, misalnya sekeluarga pergi dari rumah dan berpiknik di kebun binatang atau taman rekreasi di kota itu. berkreasi dikota sendiri biasanya kita sebut bertamasya. Dalam dunia pariwisata, wisata ialaha bepergian selama paling sedikit dua puluh empat jam sebagaimana ditetapkan oleh Komisi Teknik IUOTO (international Union of official Travel Organization) melalui PATA (Pacific Area Travel Association).

    Wisata tidak hanya untuk mencari hiburan atau bersantai-santai saja. Menurut Norval, wisatawan ialah orang yang memasuki wilayah negara asing dengan tujuan apapun asal bukan tinggal menetap atau melakukan usaha yang teratur, dan mengeluarkan uangnya di negara yang dikunjungi serta tidak memperoleh uang dari negara.tersebut (Pendit 1991:10). Orang wisata untuk menikmati perjalanan, berekreasi, menyehatkan badan, menghadiri pertemuan ilmiah, mengunjungi peristiwa olah raga, berkenalan dengan kebudayaan lain, dsb. Wisatawan bukan hanya orang yang memasuki negara asing seperti disebutkan di atas, melainkan juga orang yang bepergian dari daerah yang satu ke daerah lain di negara sendiri. Karena itu kita mengenal wisatawan mancanegara, dan wisatawan domestik.

     Orang yang bepergian memerlukan berbagai kemudahan seperti sarana pengangkutan,tempat makan dan minum, jasa pelayanan, serta tempat menginap bila perjalanan makan waktu lebih dari 24 jam. Maka, bermunculanlah berbagai jenis angkutan, rumah makan, biro perjalanan, penginapan, dan sarana lainnya. Diantara berbagai jenis penginapan ada yang disebut hotel, yang menjadi bahasa buku ini.

     Pariwisata juga merupakan aktivitas dan interaksi manusia dengan lingkungannya. Interaksi tersebut dilakukan melalui penghayatan, harapan-harapan dan keinginan-keinginan terhadap lingkungan tersebut sehingga dapat memberikan rasa kepuasan. Lebih lanjut Mc. Intosh dan Goeldner  (1984:4) mendefinisikan pariwisata sebagai :
Sekumpulan fenomena dan hubungan yang tumbuh dari interaksi antara para wisatawan (para pelancong), para pengusaha dengan pemerintah dan masyarakat tuan rumah. Interaksi itu terjadi dalam suatu proses dimana pemerintah dan masyarakat tuan rumah  berusaha untuk mempengaruhi para wisatawan dan pengunjung lainnya tersebut untuk singgah ditempat/daerah atau negara yang mereka kunjungi . Kepariwisataan adalah sekumpulan kegiatan-kegiatan, pelayanan-pelayanan, dan industri-industri yang dapat memberikan pengalaman-pengalaman perjalanan.
     Pariwisata merupakan gejala ekonomi karena adanya permintaan dari pihak wisatawan dan penawaran dari pemberi jasa pariwisata (biro perjalanan, penginapan, rumahmakan) atas produk dan berbagai fasilitas terkait  (Murphy 1985:9). Bila mencermati kegiatan pariwisata melalui pendekatan psikologis, maka pariwisata berkaitan dengan motivasi, kepribadian, nilai, dan pengalaman yang memberikan bentuk dan pola interaksi wisatawan terhadap lingkungannya (alam, budaya yang spesifik sebagai atraksi wisata). Di indonesia, pariwisata didefinesikan dalam Undang-undang Republik Indonesia No. 9, Tahun 1990, Sebagai berikut:
Keparawisataan adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan wisata serta usaha-usaha yang terkait dibidang tersebut.
Selanjutnya disebutkan bahwa:
Usaha pariwisata adalah kegiatan yang bertujuan menyelenggarakan jasa pariwisata atau menyediakan atau mengusahakan objek dan daya tarik wisata, usaha sarana parawisata dan usaha lain yang terkait dengan bidang tersebut.
Sebagaimana disebut di atas, salah satu sarana penting untuk memenuhi kebutuhan orang yang bepergian lebih dari sehari adalah hotel, yang dijelaskan pada tulisan selanjutnya. 
   

 (Sumber : Sulastiyono, Agus. 2016. "Manajemen Penyelenggaraan hotel". Bandung: Alfabeta)



Baca Juga :



0 Response to "LENGKAP Mengulas Tentang Pengertian PARIWISATA"

Post a Comment

Terima kasih anda telah meninggalkan komentar